Berikut ini akan dijelaskan bagaimana niat salat witir, Produsen Celengan Mjk tata cara, hingga bacaan doa setelah salat witir.  Perlu diketahui, salat witir adalah ibadah sunnah yang dianjurkan untuk dilaksanakan usai mengerjakan salat sunah lainnya pada malam hari.

produsen celengan mjk , produsen celengan ka bah sumenep , produsen celengan ka bah bangkalan , produsen celengan ka bah pamekasan , produsen celengan ka bah di surabaya, produsen celengan ka bah di sidoarjo , produsen celengan ka bah situbondo , produsen celengan ka bah magetan , produsen celengan ka bah di jombang , produsen celengan ka bah di malang

Jadi, salat witir ini menjadi penutup dari ibadah qiyamul lail, Produsen Celengan Mjk seperti salat tahajud, salat hajat dan lainnya, serta salat tarawih pada malam bulan Ramadhan.

Berbeda dengan salat sunnah lainnya, Rasulullah SAW mengajarkan salat witir dilakukan dengan jumlah rakaat yang ganjil, yaitu boleh satu rakaat saja, tiga rakaat, lima rakaat, hingga maksimal 11 rakaat.

Anjuran untuk melaksanakan salat witir ini bisa ditemukan di sejumlah hadis. Nabi Muhammad SAW pernah bersabda:

“(Salat) Witir itu adalah hak setiap muslim, siapa yang lebih suka witir lima rakaat, maka kerjakanlah, dan barang siapa yang lebih suka witir satu rakaat, maka kerjakanlah”, (Hadist shahih, riwayat abu Daud: 1212 dan al-Nasa’i: 1693).

Bacaan Niat Salat Witir

Berikut ini bacaan niat salat witir yang dilakukan sendirian yang perlu diperhatikan.

  • Niat salat witir satu rakaat:

Ushallii sunnatam minal witri rak’atal lillaahhi ta’aalaa.

Yang artinya: “Aku niat shalat sunnat witir satu rakaat karena Allah ta’ala”.

  • Niat salat witir dua rakaat:

Ushallii sunnatam minal witri rak’ataini lillaahhi ta’aalaa.

Yang artinya: “Aku niat shalat sunnah witir 2 rakaat karena Allah ta’ala”.

  • Niat salat witir tiga rakaat sekaligus.

Ushalli sunnatal witri tsalâtsa raka‘atin mustaqbilal qiblati ada’an lillâhi ta‘ala.

Yang artinya: “Aku menyengaja sembahyang sunnah shalat witir tiga rakaat dengan menghadap kiblat, karena Allah Ta’ala”.

Tata Cara Salat Witir

Waktu pengerjaan salat witir adalah setelah mengerjakan salat sunnah lainnya, dan boleh pada permulaan malam (sehabis isya’), pertengahan malam, atau menjelang waktu subuh.

Salat witir bisa dikerjakan satu rakaat dan maksimal 11 rakaat. Setiap bulan Ramadhan, banyak umat muslim mengerjakan salat witir dengan tiga rakaat, terutama yang berjamaah di masjid. Namun, ada dua cara dalam melaksanakan salat witir tiga rakaat, yaitu:

  • Cara pertama, salat witir tiga rakaat dikerjakan dengan dua kali salam. Pada cara pertama ini salat witir dikerjakan dengan 2 rakaat kemudian salam. Lalu, dilanjutkan dengan salat satu rakaat yang diakhiri dengan salam.
  • Cara kedua, salat witir dikerjakan 3 rakaat tersambung sekaligus dengan satu salam. Pada cara kedua, salat witir dilakukan tiga rakaat tanpa tasyahud awal, dan diakhiri dengan salam. 

Bacaan Doa Setelah Salat Witir

Setelah mengerjakan salat witir, disunnahkan untuk membaca doa berikut ini dengan diulang sebanyak tiga kali.

Subhaanal malikil qudduus

Artinya: “Maha Suci Allah Yang Maha Merajai dan Yang Maha Bersih”.

Kemudian, dilanjutkan dengan kalimat robbul-malaa-‘ikati warruuh yang memiliki makna “Yang Menguasai para Malaikat dan Ruh/Jibril”.

Demikian penjelasan niat salat witir, tata cara, hingga bacaan doa setelah salat witir. Meskipun witir adalah salat sunah tapi jika dikerjakan kita akan mendapat pahala yang berlimpah.

>KLIK to WA

#produsencelenganmjk #produsencelengankabahdijombang #produsencelengankabahdimalang #produsencelengankabahunik #produsencelengankabahdinganjuk #hargaprodusencelengankabahdimadura #produsencelengankabahpamekasan #produsencelengankabahsumenep #produsencelengankabahsampang #produsencelengankabahbangkalan

Produsen Celengan Mjk: Jual Celengan Kabah

error: Content is protected !!