Jual Celengan Gembok 0822 8864 1119

Semua ada kekurangan dan kelebihannya, Dan kita belajar berterima kasih kepada Allah. Jual Celengan Gembok Kekurangan dan kelebihan.

jual celengan gembok, jual celengan murah grosir, jual grosir celengan kaleng, jual celengan surabaya, jual celengan di malang, jual celengan tanah liat, jual celengan unik, jual celengan kaleng, jual celengan kabah, jual celengan atm

Semua ada kekurangan dan kelebihannya, Dan kita belajar berterima kasih kepada Allah. Jual Celengan Gembok Kekurangan dan kelebihan

1.Zaman modern:

Di zaman modern ada hp yang mempermudah komunikasi informasi dan transaksi…. jual beli…transfer. juga ada truck untuk mengangkut barang dan hasil pertanian mengangkut makanan minuman ternak dari jarak jauh… ada mobil dan sepeda motor untuk mempersingkat jarak….. tapi kekurangannya yaitu polusi udara… kita kurang olah raga…kebanyakan naik motor dan mobil ..sibuk main HP dan Komputer dikantor mata rabun…… pabrik yang mencemari lingkungan…. sampah dari HP,mobil dan truk yang sudah tua… 

2. Zaman Kuno…. orang kunonya naik kuda bagi yang kaya atau perjalanan jarak jauh….bagi yang miskin jalan kaki…mereka lebih sehat….karena olah raga…kaki bergerak… gak ada HP dan Komputer mata mereka lebih sehat…. gak ada polusi udara….. gak ada pabrik yang mencemari lingkungan..

3. Kaki lebih berharga daripada motor dan mobil….. karena bisa buat olahraga jalan kaki tubuh lebih sehat….mendekatkan yang dekat…. cuma gak bisa jarak jauh karena pasti capek….. sedang mobil bisa dan kita tak capek….tapi kita kurang olahraga….

Kurang sehat……tapi mendekatkan yang jauh

Mata lebih berharga daripada HP dan Komputer…..tanpa mata atau mata rusak sulit menggunakan komputer atau HP…harus pake Narrator (Program suara untuk orang Buta dalam menjalankan HP atau komputer) atau kacamata.. karena layar HP dan monitor merusak mata….. bikin kecanduan gawai…. membuat rabun…pabrik HP dan Komputer dan Monitor mencemari lingkungan

Tapi kelebihannya  mudah dapet informasi mudah komunikasi mudah jual beli transfer uang dan transaksi juga menyimpan dokumen dan data dan berkas…..

Mata mendekatkan yang dekat… HP mendekatkan yang jauh….

4.Mana yang paling baik…Tiap orang punya pendapat….yang beda

Ada yang ingin jaman kuno..

Ada yang ingin jaman modern..

Anda pingin jaman mana?

Yang penting kita bisa mensyukuri nikmat Allah. meski masing masing ada kurang dan lebihnya. Begitulah dunia tak ada yang sempurna tapi sukuri saja supaya dapet jannah diakhirat itulah tempat kesempurnaan.

>KLIK to WA

#jualcelengangembok #jualcelengankabah #jualcelenganatm #jualcelenganterdekat #jualcelenganbesar #jualcelengankaleng #jualcelengankalengbukatutup #jualcelengankalengpolosjakarta #jualcelengankalengsurabaya #tempatjualcelengankalengdibandung

Jual Celengan Gembok

….

Jual Celengan Kabah Murah 0822 8864 1119

 Isra Miraj merupakan peristiwa penting bagi Rasulullah Muhammad SAW. Jual Celengan Kabah Murah Kala itu, dalam waktu kurang dari semalam suntuk, Rasulullah berpindah dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsha dan menuju Sidratul Muntaha.

jual celengan kabah murah, jual celengan atm, jual celengan terdekat, jual celengan besar, alamat jual celengan, alamat jual celengan di medan, jual celengan atm online, jual mainan anak celengan, jual celengan besar, jual celengan kaleng buka tutup

Isra Miraj atau perjalanan Nabi Muhammad SAW menembus langit 7 tersebut terjadi pada suatu malam tanggal 27 Rajab. Jual Celengan Kabah Murah

Isra merupakan perjalanan Nabi Muhammad dari Masjidil Haram di Mekah menuju Masjidil Aqsa di Jerusalem. Sementara, Miraj adalah perjalanan Nabi dari bumi menuju Sidratul Muntaha, langit ke tujuh yang merupakan tempat tertinggi.

Awal Mula Perjalanan Nabi Muhammad SAW

Dalam beberapa hadis yang diriwayatkan Imam Bukhari dan Muslim, suatu hari, ketika Nabi Muhammad SAW bersama sahabat tengah menunaikan salat di Masjid di Madinah, turunlah QS. Al-Baqarah ayat 144 yang memerintahkan umat Islam agar memalingkan wajah (berkiblat) ke Masjid Al-Haram.

Kendati demikian, dengan adanya perubahan kiblat ini, Islam tidak lantas ‘meminggirkan’ kedudukan Masjid Al-Aqsha. Al-Quran telah menempatkan Masjid Al-Aqsha dalam kemuliaan. Terlebih saat peristiwa Isra Miraj Nabi Muhammad SAW.

“Maha suci Allah, yang telah memberi jalan hambanya pada suatu malam dari Masjid Al-Haram ke Masjid Al-Aqsha yang telah kami berkahi sekelilingnya agar kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda (kebesaran) kami. Sesungguhnya dia adalah maha mendengar lagi maha melihat.”- (QS. Al-Isra: 1)

Saat perjalanan bertemu Sang Pencipta, Nabi Muhammad tidak hanya ditemani malaikat Jibril saja. Rasullulah diceritakan mengendarai Buraaq, yakni hewan putih panjang, berbadan besar melebihi keledai dan bersayap.

Dikisahkan Buraaq, sekali melangkah bisa menempuh perjalanan sejauh mata memandang dalam sekejap untuk melewati tujuh langit dan bertemu dengan para penghuni di setiap tingkatan.

Perjalanan Nabi Muhammad SAW di Langit Pertama Hingga Ketujuh

Dalam hadis tersebut dikisahkan, di langit tingkat pertama, Rasullulah SAW bertemu manusia sekaligus wali Allah SWT pertama di muka bumi, Nabi Adam AS.

Saat bertemu Nabi Adam, Rasullulah sempat bertegur sapa sebelum akhirnya meninggalkan dan melanjutkan perjalanan. Nabi Adam membalas dengan membekali Rasulullah lewat doa agar selalu diberi kebaikan pada setiap urusan yang dihadapi.

Kemudian di langit kedua, Nabi Muhammad SAW bertemu Nabi Isa dan Nabi Yahya. Seperti halnya di langit pertama, Rasullulah disapa dengan ramah oleh kedua nabi pendahulunya itu.

Sewaktu akan meninggalkan langit kedua, Nabi Isa dan Yahya juga mendoakan kebaikan kepada Rasullulah. Kemudian Nabi Muhammad bersama Malaikat Jibril terbang lagi menuju langit ketiga.

Lalu di langit ketiga, Rasullulah bertemu dengan Nabi Yusuf, manusia tertampan yang pernah diciptakan Allah SWT di bumi. Dalam pertemuannya, Nabi Yusuf memberikan sebagian dari ketampanan wajahnya kepada Nabi Muhammad.

Kemudian di akhir pertemuannya, Nabi Yusuf memberikan doa kebaikan kepada nabi terakhir itu.

Nabi Idris merupakan manusia pertama yang mengenal tulisan dan nabi yang berdakwah kepada Bani Qabil dan Memphis di Mesir untuk beriman kepada Allah SWT.

Seperti pertemuan dengan nabi-nabi sebelumnya, Nabi Idris memberikan doa kepada Nabi Muhammad supaya diberi kebaikan pada setiap urusan yang dilakukannya.

Selanjutnya di langit kelima, Nabi Muhammad SAW bertemu Nabi Harun, yaitu nabi yang mendampingi Nabi Musa berdakwah mengajak Raja Firaun, orang yang menyebut dirinya Tuhan, dan kaum Bani Israil untuk beriman kepada Allah SWT.

Harun dikenal sebagai nabi yang memiliki kepandaian berbicara dan meyakinkan orang. Di langit kelima, Nabi Harun mendoakan Nabi Muhammad senantiasa selalu mendapat kebaikan pada setiap perbuatannya.

Pada langit keenam, Nabi Muhammad dan Malaikat Jibril bertemu Nabi Musa, yaitu nabi yang memiliki jasa besar dalam membebaskan Bani Israil dari perbudakan dan menuntun mereka menuju kebenaran Illahi.

Perjalanan terakhir, Nabi Muhammad ke langit ketujuh bertemu dengan sahabat Allah SWT, bapaknya para nabi, yakni Ibrahim AS. Sewaktu bertemu, Nabi Ibrahim sedang menyandarkan punggungnya ke Baitul Mamuur, yaitu suatu tempat yang disediakan Allah SWT kepada para malaikatnya. Setiap harinya, tidak kurang dari 70 ribu malaikat masuk.

Kemudian, Nabi Ibrahim mengajak Muhammad pergi ke Sidratul Muntaha sebelum bertemu dengan Allah SWT untuk menerima perintah wajib salat. Sidratul Muntaha merupakan sebuah pohon yang menandai akhir dari batas langit ke tujuh.

Masih dalam hadis yang sama, Nabi Muhammad SAW menceritakan bentuk fisik dari Sidratul Muntaha, yaitu berdaun lebar seperti telinga gajah dan buahnya yang menyerupai tempayan besar.

Di hadapan Allah SWT, Rasulullah mendapat perintah salat dengan mewajibkan salat 50 waktu kepadanya dan umat-Nya. Setelah menerima perintah tersebut, Rasulullah kembali ke bawah dan bertemu dengan Nabi Musa.

Nabi Musa menyarankan kepada Nabi Muhammad untuk meminta keringanan kepada Allah SWT. Setelah tiga kali menghadap Allah SWT, Nabi Muhammad akhirnya diberi keringanan oleh Allah SWT untuk melaksanakan salat lima waktu.

Tuntas sudah perjalanan Rasulullah melakukan Isra Miraj.

>KLIK to WA

#jualcelengankabahmurah #jualcelenganbesar #jualcelengankalengbukatutup #tempatjualcelengandibandung #jualcelengantanahliatdibandung #tempatjualcelengankalengdibandung #tempatjualcelengantanahliatdibandung #jualcetakancelengan #jualcelengankalengcustom #jualcelengandimalang

Jual Celengan Kabah Murah

Jual Celengan Kaleng 0822 8864 1119

Dalam agama Islam, seorang Muslim dianjurkan untuk saling membantu sesamanya. Jual Celengan Kaleng Baik itu untuk umat Muslim yang lain, atau pun umat non-muslim.

jual celengan kaleng, jual celengan kabah, jual celengan atm, jual celengan terdekat, jual celengan besar, alamat jual celengan, alamat jual celengan di medan, jual celengan atm online, jual mainan anak celengan, jual celengan besar

Salah satu bentuk amalan yang dapat kita Jual Celengan Kaleng lakukan untuk membantu sesama adalah infaq dan sedekah. Infaq dan sedekah merupakan bentuk amal ibadah yang berperan penting dalam menciptakan kesejahteraan umat, menjalin persaudaraan, dan mewujudkan toleransi dalam kehidupan bermasyarakat. Selain bermanfaat untuk kehidupan sosial, Allah pun juga akan menghapus dosa-dosa orang yang bersedekah.

“Sedekah itu dapat menghapus dosa sebagaimana air itu memadamkan api“. (HR. Tirmidzi). Meskipun kedua amalan ini dilakukan dengan cara mengeluarkan apa yang kita miliki, namun perlu diperhatikan bahwa infaq dan sedekah adalah dua hal yang berbeda. Perbedaan infaq dan sedekah wajib dipahami oleh setiap Muslim. Berikut penjelasan tentang perbedaan infaq dan sedekah

Perbedaan Infaq dan Sedekah

Infaq berasal dari kata bahasa Arab, anfaqa-yunfiqu, yang artinya adalah membelanjakan atau membiayai. Sedangkan sedekah berasal dari kata bahasa Arab shadaqah, yang berarti benar, dalam arti benar beriman kepada Allah. Hal ini dapat kita lihat dari surat At Thalaq ayat 7, yang berbunyi,

“Hendaklah orang yang mempunyai keluasan materi memberi nafkah menurut kemampuannya, dan orang yang terbatas rezekinya hendaklah memberi nafkah dari harta yang diberikan Allah kepadanya. Allah tidak membebani seseorang melainkan (sesuai) dengan apa yang diberikan Allah kepadanya. Allah kelak akan memberikan kelapangan setelah kesempitan.”

Hukum

Perbedaan infaq dan sedekah berikutnya juga bisa kita lihat melalui hukumnya. Dari segi hukum, infaq dibagi menjadi mubah, wajib, haram, dan sunnah.

• Mubah, jika harta yang dikeluarkan ditujukan untuk hal-hal yang mubah seperti berdagang.
• Wajib, jika harta yang dikeluarkan ditujukan untuk hal-hal yang wajib seperti nazar, dan lain sebagainya.
• Haram, jika harta yang dikeluarkan ditujukan untuk hal-hal yang haram seperti orang kafir yang berinfaq dengan tujuan menghalangi syiar Islam.
• Sunnah, jika harta yang dikeluarkan diniatkan untuk jihad dan untuk orang-orang yang membutuhkan.

Sedangkan hukum sedekah adalah sunnah muakkad. Namun, hukum ini juga dapat berubah menjadi makruh, wajib, bahkan haram tergantung konteksnya.

• Makruh, jika sedekah yang diberikan adalah berupa barang yang buruk dan tidak bermanfaat.
• Wajib, jika sedekah yang diberikan memang ditujukan untuk mereka yang benar-benar membutuhkan.
• Haram jika sedekah yang diberikan ternyata digunakan untuk hal-hal yang haram.

Manfaat Infaq dan Sedekah

Meskipun kedua amalan ini memerintahkan untuk mengeluarkan apa yang kita miliki, entah itu harta, tenaga, atau pun waktu, Allah SWT justru tidak akan mengurangi apa yang telah dikeluarkan.

“Harta tidak akan berkurang dengan sedekah. Dan seorang hamba yang pemaaf pasti akan Allah tambahkan kewibawaan baginya.” (HR. Muslim)
“Infaqkanlah hartamu. Janganlah engkau menghitung-hitungnya (menyimpan tanpa mau mensedekahkan). Jika tidak, maka Allah akan menghilangkan barokah rizki tersebut. Janganlah menghalangi anugerah Allah untukmu. Jika tidak, maka Allah akan menahan anugerah dan kemurahan untukmu.” (HR. Bukhari dan Muslim).

>KLIK to WA

#jualcelengankaleng #jualmainananakcelengan #jualcelenganbesar #jualcelengankalengbukatutup #tempatjualcelengandibandung #jualcelengantanahliatdibandung #tempatjualcelengankalengdibandung #tempatjualcelengantanahliatdibandung #jualcetakancelengan #jualcelengankalengcustom

Jual Celengan Kaleng Termurah

Jual Celengan Unik Murah 0822 8864 1119

Hari Jumat merupakan hari raya bagi umat muslim. Ya, Jual Celengan Unik Murah ada banyak keistimewaan memperbanyak amalan di hari Jumat. 

jual celengan unik, jual celengan kaleng, jual celengan kabah, jual celengan atm, jual celengan terdekat, jual celengan besar, alamat jual celengan, alamat jual celengan di medan, jual celengan atm online, jual mainan anak celengan

Seperti yang disebutkan Rasulullah SAW dalam hadis Jual Celengan Unik Murah yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah. Disebutkan dalam hadis riwayat Muslim dan Tirmidzi bahwa,

“Sebaik-baik hari yang pada hari itu matahari terbit adalah hari Jumat. Pada hari itu Adam diciptakan. Pada hari itu ia dimasukkan ke surga dan pada hari itu ia dikeluarkan dari surga dan tidak akan terjadi hari kiamat kecuali pada hari Jumat.” (HR. Muslim dan Tirmidzi).

Apa saja sih amalan di hari Jumat yang dianjurkan Rasulullah? Baik yang wajib maupun sunnah.

1. Membersihkan Diri

Pixabay/wilkernet

Dalam hadis riwayat Bukhari, Rasulullah SAW bersabda:

“Barang siapa yang mandi pada hari Jumat, bersuci sesuai kemampuan, merapikan rambutnya, mengoleskan parfum, lalu berangkat ke masjid, dan masuk masjid tanpa melangkahi di antara dua orang untuk dilewatinya, kemudian salat sesuai tuntunan dan diam tatkala imam berkhutbah, niscaya diampuni dosa-dosanya di antara dua Jumat”. (HR. Bukhari)

Berdasarkan hadis tersebut, maka kita dianjurkan untuk membersihkan diri dengan mandi sunah ketika ingin melakukan salat Jumat. Selain itu, dianjurkan pula untuk memakai minyak wangi, membersihkan kuku, dan memotong rambut.

2. Sholat Jumat

Ilustrasi pelaksanaan Salat Jumat. (IDN Times/Saifullah)

Bagi seorang laki-laki muslim, salah satu kewajiban yang harus dipenuhi pada hari Jumat adalah salat Jumat. Amalan wajib tersebut disampaikan dalam sebuah hadis yang berbunyi:

“Jumat adalah kewajiban bagi setiap Muslim secara jamaah kecuali empat orang. Hamba sahaya yang dimiliki, perempuan, anak kecil dan orang sakit”. (HR. Abu Daud)

Oleh karena itu, apabila meninggalkan salat Jumat sebanyak tiga kali, orang tersebut masuk dalam golongan fasik. Namun, dalam situasi wabah COVID-19, salat Jumat boleh ditiadakan. Keputusan ini boleh dilakukan setelah terdapat pengumuman dari ahli agama.

3. Membaca Surat Al Kahfi

freepik/freepik

Amalan lain yang dianjurkan di hari Jumat adalah membaca surat Al Kahfi. Dengan membaca salah satu surat dalam Al Quran tersebut, Allah SWT akan senantiasa memberikan ketenangan hati hingga satu pekan kemudian.

Nah, kamu bisa membaca surat Al Kahfi ini pada malam atau siang hari, tentunya pada hari Jumat.

4. Bersedekah

Memperbanyak sedekah di hari Jumat juga termasuk sebagai amalan yang dianjurkan. Sedekah bisa kamu lakukan dalam bentuk uang, makanan, atau hal lainnya. Oleh karena itu, jangan lupa bersedekah agar Allah SWT senantiasa menambahkan rezekimu.

5. Memperbanyak Sholawat dan Dzikir

Rasulullah Sallallahu ‘alaihi Wasallam bersabda: “Maka perbanyaklah (selawat) kepadaku pada hari (Jumat) ini, sesungguhnya selawat kalian akan ditampakkan kepadaku” (H.R Abu Daud no.1047 hadis shahih).

Artinya, sebagai umat muslim, kamu dianjurkan untuk memperbanyak bacaan selawat dan zikir di hari Jumat. Jadi, jangan lupa untuk membaca selawat dan zikir, ya!

6. Membaca Surat Yasin

Selain membaca surat Al Kahfi, selawat, dan zikir, umat muslim juga dianjurkan untuk membaca surat Yasin di hari Jumat. Hal ini ditegaskan dalam sebuah hadis riwayat Abu Daud yang berbunyi:

“Barang siapa membaca surat Yasin dan al-Shaffat di malam Jumat, Allah mengabulkan permintaannya.” (HR Abu Daud dari al-Habr)

Oleh karena itu, cobalah untuk membaca surat Yasin setelah kamu selesai membaca surat Al Kahfi. Niscaya, Allah SWT akan mengabulkan doamu dan membuat hatimu menjadi lebih tenang.

7. Berdoa

Amalan terakhir yang patut kamu lakukan di hari Jumat adalah berdoa. Ini ditegaskan dalam sebuah hadis yang berbunyi:

“Dari Abu Hurairah r.a, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam membicarakan mengenai hari Jumat lalu ia bersabda, di dalamnya terdapat waktu. Jika seorang muslim berdoa ketika itu, pasti diberikan apa yang ia minta” Lalu beliau mengisyaratkan dengan tangannya tentang sebentarnya waktu tersebut.” (HR. Bukhari nomor 935 dan Muslim no. 852, dari sahabat Abu Hurairah).

Nah, itulah amalan di hari Jumat yang harus dilakukan. Tentunya mendatangkan banyak kebaikan. Apalagi salat Jumat, wajib ya bagi lelaki!

>KLIK to WA

#jualcelenganunik #jualcelenganatmonline #jualmainananakcelengan #jualcelenganbesar #jualcelengankalengbukatutup #tempatjualcelengandibandung #jualcelengantanahliatdibandung #tempatjualcelengankalengdibandung #tempatjualcelengantanahliatdibandung #jualcetakancelengan

Jual Celengan Unik Murah

Harga Celengan Miniatur 0822 8864 1119

Salah satu hal yang wajib diketahui oleh umat Islam adalah mengenai ketentuan zakat fitrah, Harga Celengan Miniatur sebagai bagian dari rukun Islam. Bulan Ramadhan, bulan penuh berkah.

harga celengan miniatur , jual celengan surabaya, jual celengan di malang, jual celengan unik, jual celengan kaleng, jual celengan kabah, jual celengan atm, jual celengan terdekat, jual celengan besar, alamat jual celengan

Menjadi lahan penuh kesempatan memperbanyak amal ibadah. Harga Celengan Miniatur Bulan di mana kita semua wajib menunaikan ibadah puasa dan zakat fitrah. Namun, apakah kita sudah memahami makna dari zakat fitrah, dan bagaimana ketentuan untuk menunaikannya?

Pengertian Zakat Fitrah

Zakat merupakan bagian dari rukun islam yang ke empat. Umat muslim yang telah memenuhi syarat, diwajibkan membayar zakat. Zakat fitrah bertujuan untuk menyucikan jiwa, membersihkan harta, dan melengkapi ibadah puasa.

Waktu untuk menunaikan zakat fitrah hanya dilaksanakan pada Bulan Suci Ramadhan. Berbeda dengan zakat maal, jumlah pembayaran zakat fitrah tidak dihitung dari nisab dan haul harta yang dimiliki. Melainkan sudah ditentukan secara merata untuk setiap umat muslim.

Ketentuan Zakat Fitrah

Untuk menunaikan ibadah zakat fitrah, ada hal-hal yang perlu dipenuhi oleh umat muslim. Seperti syarat-syarat dan ketentuannya, siapa saja yang wajib dan tidak wajib membayar zakat fitrah, berapa zakat fitrah yang harus dikeluarkan, serta kapan saja waktu yang ditetapkan untuk membayarnya.

Hukum zakat fitrah adalah fardhu atau wajib bagi seorang muslim, yang memiliki cukup harta untuk dibagikan kepada orang lain. Bahkan apabila seorang muslim tersebut memiliki anak, maka anak-anak pun wajib ditunaikan zakat fitrahnya. Berikut ketentuan zakat fitrah menurut Islam:

Besaran Zakat Fitrah yang Wajib Dikeluarkan

Menurut hadits Riwayat Muslim, hitungan zakat fitrah sebanyak satu sha’ kurma atau satu sha’ gandum. Sha’ adalah ukuran takaran. Menurut Mahzab Maliki, satu sha’ sama dengan empat mud. Satu mud merupakan cakupan penuh dua tangan pada umumnya.

Tangan setiap orang memiliki ukuran yang berbeda-beda, tentu akan kesulitan untuk menghitungnya secara merata. Bahkan sempat ada perdebatan besaran zakat, antar masing-masing daerah timur tengah.

Menurut Mahzab Hanafi, satu sha’ setara dengan delapan ritl Iraq. Satu ritl Iraq seukuran dengan berat 130 dirham. Bila dikonversikan dalam ukuran gram, satu sha’ setara dengan 3.800 gram atau 3,8 kilogram.

Mahzab Syafi’i memiliki pandangan bahwa satu sha’ setara dengan 5  ritl Baghdad, atau senilai  685 dirham. Sementara menurut Mahzab Hambali, satu sha’ setara dengan 2.751 gram atau 2,75 kilogram.

Waktu Untuk Membayar Zakat Fitrah

Ada beberapa jenis waktu yang telah ditentukan untuk membayar zakat fitrah. Jenis waktu ini untuk mengingatkan kepada Umat Muslim, agar tidak terlambat menunaikan ibadah zakat fitrah. Berikut penjelasan pembagian waktu untuk membayar zakat fitrah:

  1. Waktu Harus

Waktu harus membayar zakat fitrah, yaitu dimulai dari awal bulan sampai akhir bulan Ramadhan.

  1. Waktu Wajib

Waktu yang sangat wajib untuk membayar zakat fitrah, yaitu sesudah matahari terbenam pada akhir bulan Ramadhan. Karena setelah matahari terbenam, Ramadhan telah berakhir, dan menemui bulan Syawal.

  1. Waktu Afdhal

Sholat Idul Fitri akan lebih baik untuk dilaksanakan jika sudah membayar zakat fitrah. Bila zakat fitrah dilaksanakan setelah sholat shubuh pada akhir Ramadhan, dan sebelum mengerjakan sholat Idul Fitri, maka disebut Waktu Afdhal.

  1. Waktu Makruh

Waktu yang dilarang untuk membayar zakat fitrah, namun tidak mendapatkan konsekuensi, yaitu membayar zakat saat melaksanakan sholat Idul Fitri hingga sebelum terbenamnya matahari.

  1. Waktu Haram

Umat muslim dilarang untuk membayar zakat fitrah setelah matahari terbenam pada hari raya Idul Fitri. Hukumnya menjadi sedekah biasa, tidak terhitung sebagai zakat fitrah.

Oleh sebab itu, usahakan untuk tepat waktu menunaikan zakat fitrah. Jika ketinggalan, maka kita tidak terhitung melaksanakan kewajiban berzakat.

Zakat Fitrah lebih baik dilaksanakan sebelum kamu pergi sholat idul Fitri. Untuk lebih amannya kamu dapat menunaikan zakat fitrah pada saat bulan Ramadhan, atau pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan.

>KLIK to WA

#hargacelenganminiatur #jualcelenganbesar #alamatjualcelengan #alamatjualcelengandimedan #jualcelenganatmonline #jualmainananakcelengan #jualcelenganbesar #jualcelengankalengbukatutup #tempatjualcelengandibandung #jualcelengantanahliatdibandung

Harga Celengan Miniatur Kabah

error: Content is protected !!