Masjid Nabawi, tempat paling suci kedua bagi umat Islam, Produsen Celengan Indah setelah Masjidil Haram di Mekah, adalah masjid yang dibangun semasa Nabi Muhammad. Masjid ini pertama kali dipasangi listrik pada 1909 bersamaan dengan pemasangan lampu di Semenanjung Arab, menurut Sultan Ghalib Al Quaiti, dalam bukunya, “Kota-Kota Suci, Perjalanan Ibadah dan Dunia Islam”.Nabi Muhammad membangun masjid ini pada tahun pertama setelah hijrah dari Mekah ke Madinah – yang saat itu bernama Yathrib. Al-Masjid Al-Nabawis, nama Arab masjid ini adalah tempat ibadah kedua yang dibangun di Madinah.

produsen celengan indah, produsen celengan ka bah pasuruan, tempat produsen celengan , produsen celengan ka bah malang , produsen celengan ka bah tulungagung , produsen celengan ka bah kediri , produsen celengan kabah tuban , produsen celengan ka bah lamongan , produsen celengan ka bah bojonegoro , produsen celengan ka bah batu

Masjid Nabawi saat matahari terbenam.

Pahala salat di Masjid Nabawi 1.000 kali lipat dibandingkan dengan di masjid lain – kecuali di Masjidil Haram di Mekah. Produsen Celengan Indah Makam Nabi Muhammad dan dua sahabat Abubakar dan Umar serta rumah-rumah istri nabi dan juga Raudhah – tempat yang diyakini sebagai taman surga- dipadukan di dalam masjid melalui perluasan yang dilakukan berabad-abad.

Menurut hadis Al-Bukhari dari Abu Huraira, Nabi Muhammad pernah bersabda, “Antara rumahku dan mimbar adalah taman surga.”

Kini Raudhah atau taman potongan dari surga itu sudah berada pula di dalam kompleks masjid.

Nabi Muhammad menjadi imam pertama di Masjid Nabawi.

Perluasan yang diperintahkan Raja Abdullah pada 2012 akan dapat menampung sekitar dua juta jemaah

Imam pertama masjid

Masjid Nabawi dan Masjidil Haram dikelola oleh Badan Presidensi Umum untuk Masjidil Haram dan Masjid Nabawi. Sedangkan penjaga kedua masjid adalah tanggung jawab Istana.

Salah satu gelar raja Arab Saudi adalah Penjaga Dua Masjid Suci, menurut Dr. Zarewa.

Nabi Muhammad adalah yang pertama menjadi imam di Masjid Nabawi. Sesudah ia wafat. para sahabat dan generasi penerus yang memimpin salat.

Nabi Muhammad sendiri tidak punya wakil imam, sekalipun terkadang ia memerintakan Abu Bakar untuk menjadi imam bagi para sahabat yang lain.

Namun pernah Nabi masuk masjid ketika Abu Bakar sedang menjadi imam, Abu Bakar mundur dan Nabi kemudian menggantikannya.

Sesudah Nabi wafat, Abu Bakar menjadi khalifah pertama, dan Imam di Madinah.

Awal mula masjid

Menurut Mubarakfuri, Nabi tiba di Madinah (dahulu bernama Yatsrib), membeli lahan seharga 10 Dinar, yang dipakai untuk mengeringkan kurma, dari dua orang yatim yaitu Sahl and Suhail.

Lahan itu merupakan tempat pertama unta Nabi Muhammad berhenti di Madinah.

Nabi ikut serta secara langsung dalam pembangunan masjid, membuat dinding lumpur di atas fondasi batu. Pelepah kurma digunakan untuk menutup sebagian atap.

Awalnya masjid itu memiliki tiga pintu dan menghadap Masjid Al-Aqsa — kiblat pertama — sebelum diubah menghadap Kabah di Mekkah.

Di bagian belakang masjid ada tempat yang teduh untuk menampung orang miskin dan orang asing, namanya “Al-saffa”.

Ketika para sahabat meminta Nabi untuk memperkuat atap dengan lumpur, beliau menolak. Lantai masjid tidak ditutupi dengan apa pun hingga tiga tahun kemudian.

“Luas awal masjid adalah 1.050 meter persegi sebelum diperluas menjadi 1.452 meter persegi atas perintah Nabi, tujuh tahun sesudah Hijrah,” kata juru bicara masjid.

Rumah Nabi

Lokasi rumah Nabi awalnya berada di samping masjid dan di sanalah Nabi wafat dan dimakamkan – di ruang Aisyah.

Dr. Zarewa mengatakan ketika Nabi Muhammad wafat para sahabat berunding di mana Nabi akan dimakamkan.

Abu Bakar memberi tahu, Nabi pernah bersabda bahwa para nabi dimakamkan di tempat di mana Allah mencabut nyawa mereka.

Maka, Nabi pun dimakamkan di kamar yang menjadi ruang bagi istrinya, Aisyah.

Ketika Abu Bakar sakit, ia meminta izin Aisyah agar bisa dimakamkan di dekat makam Nabi Muhammad, dan Aisyah setuju.

Umar bin Khattab — khalifah kedua — juga mengajukan permintaan yang sama dan Aisyah, yang merupakan anak Abu Bakar, juga mengizinkan.

Perluasan masjid selama berabad-abad membuat kamar, makam dan bangunan di samping masjid kini menjadi bagian dari masjid.

Kubah Hijau yang terkenal kini terletak di dalam kamar ini.

Keindahan masjid

Masjid dibangun dengan arsitektur dan teknologi yang menakjubkan, dengan presisi dan kemegahan di seluruh gedung.

Keindahan masjid ini ada pada teknologi, arsitektur, pengelolaan, efisiensi dan presisinya, mulai dari interior sampai bagian luarnya.

Mulai dari dalam gedung hingga ke halaman, dan atap gedung, masjid ini dipenuhi berbagai ornamen yang memanjakan mata.

Dari ukuran dan tinggi, kubah dan menara, halaman dan kanopi, atap dan langit-langit serta sistem pengeras suara, pendingin, dinding dan lantai, pintu dan tangga, pilar bahkan karpet.

Semuanya mengandung keindahan yang sulit diungkapkan dengan kata-kata.

Juru bicara Masjid Nabawi, Sheikh Abdulwahed Al-hattab, mengatakan kompleks bangunan dan halaman masjid dilengkapi dengan 250 payung otomatis yang dipasanguntuk melindungi jemaah dari cuaca panas dan hujan.

Setiap payung dilengkapi sistem pengairan tersendiri dan bisa melindungi sekitar 800 jemaah, menutupi ruang seluas 143 meter persegi.

Nah Jika anda ingin berkunjung ke Masjid Nabawi namun bingung dengan buaya yang mahal, kami punya solusinya dengan Celengan Miniatur Kabah diharapkan bisa menambah semangat anda dalam menabung sehingga anda sekeluarga bisa segera pergi melihat keindahan Masjid Nabawi, Silahkan order sekarang di nomor dibawah ini:

>KLIK to WA

#produsencelenganindah #produsencelengankabahbojonegoro #produsencelengankabahbatu #produsencelengankabahblitar #produsencelenganbentukkabah #produsencelengankabahmurah #produsencelengankabahgresik #produsencelengankabahtuban #produsencelengankabahprobolinggo #produsencelengankabahbangil

Produsen Celengan Indah: Jual Celengan Kabah


0 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!